Kapan terakhir kali Anda berada di sebuah klub? Ini adalah alat khusus yang berfungsi untuk meratakan bubuk pada desain secara merata untuk keperluan pencetakan. Salah satu aspek penting yang perlu kami sebutkan adalah bahwa tidak semua shaker bubuk DTF itu sama. Shaker bubuk tersedia dalam berbagai ukuran, dan ukuran tertentu mungkin lebih sesuai untuk penyimpanan bubuk. Hal ini dikenal sebagai kapasitas shaker bubuk.
Ketika shaker bubuk DTF dapat menampung jumlah yang tepat, pencetakan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Jika shaker yang berisi bubuk terlalu kecil, Anda mungkin perlu terus-menerus mengisinya kembali, yang bisa melambatkan pekerjaan. Jika ukurannya terlalu besar, Anda akan menggunakan terlalu banyak bubuk. Oleh karena itu, penting sekali untuk memilih ukuran shaker bubuk DTF yang tepat untuk Anda.
Lalu, bagaimana Anda tahu ukuran mana yang tepat untuk shaker bubuk DTF Anda? Hal ini tergantung pada seberapa banyak bubuk yang Anda butuhkan untuk mencapai hasil yang diinginkan pada desain Anda. Untuk proyek kecil, shaker kecil sudah cukup memadai. Namun jika Anda melakukan sablon dengan desain yang lebih besar, Anda membutuhkan shaker yang mampu menampung lebih banyak bubuk. Pada akhirnya, hal ini bergantung pada ukuran dan kebiasaan mencetak Anda sendiri.
Setelah Anda memilih ukuran DTF powder shaker yang tepat, Anda perlu mengisinya dengan benar. Pertama, pastikan bahwa bubuk cetak yang Anda gunakan adalah jenis yang sesuai untuk printer Anda. Lalu, tuangkan bubuk tersebut ke dalam shaker secara perlahan untuk mencegah tumpahan. Jangan terlalu penuh, karena hal ini dapat menyebabkan bubuk menggumpal. Terakhir, pasang tutupnya dengan rapat sebelum mengguncang sifter untuk mencegah bubuk tumpah.
Untuk terus berhasil menggunakan DTF powder shaker Anda, penting untuk membersihkan dan merawat alat tersebut secara teratur. Buang sisa bubuk setelah digunakan, lalu gunakan kain lembut untuk mengelap bagian dalam shaker. Anda juga dapat menggunakan sikat kecil untuk membersihkan serbuk yang tersisa di celah-celah kecil. Periksa apakah ada kerusakan, seperti bagian yang longgar atau retak, dan segera perbaiki atau ganti jika diperlukan.